Perawatan Gigi Anak Berkebutuhan Khusus (Special Needs Children)

Menurut American Academy of Pediatric Dentistry, Anak Berkebutuhan Khusus(ABK) adalah anak dengan kelainan fisik, mental, perilaku, sensorik,kognitif, emosional, maupun keterbatasan kesehatan secara umum. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh kelainan bawaan, penyakit yang didapat, trauma, ataupun faktor lingkungan.

Contoh Anak Berkebutuhan Khusus diantaranya adalah:

  1. Autisme
  2. ADHD
  3. Sindroma Down
  4. Cerebral Palsy
  5. Keterbatasan panca indra (tuna netra, tuna rungu, dsb)
  6. Bibir sumbing dan celah langit (cleft lip/cleft palate)
  7. Penyakit bawaan lahir (kelainan jantung, kelainan darah)

Masalah gigi Anak Berkebutuhan Khusus sebenarnya tidak jauh berbeda dengan gigi anak-anak pada umumnya yaitu masalah gigi berlubang dan radang gusi.  Selain masalah gigi anak yang umum terdapat juga masalah yang berhubungan dengan penyakit yang diderita. Anak cerebral palsy  sering kali memiliki masalah gigi yang berjejal, anak dengan sindrom down memiliki resiko penyakit jantung bawaan sehingga memerlukan  perawatan gigi anak sedikit berbeda dengan anak anak pada umumnya.

Penanganan masalah gigi Anak Berkebutuhan Khusus relatif lebih kompleks. Hal ini tentunya memerlukan dukungan dari orang tua anak untuk melakukan perawatan gigi dan mulut secara rutin di rumah maupun di tempat praktek/klinik dokter gigi anak.

Berikut ini adalah beberapa poin penting untuk orang tua Anak Berkebutuhan Khusus dalam merawat gigi anaknya:

  1. Memeriksakan gigi anak sejak berusia 1 tahun
  2. Melakukan perawatan gigi dan mulut di rumah secara rutin ke Dokter Gigi Spesialis Anak
  3. Konsultasikan dengan dokter gigi anak mengenai teknik dalam menyikat gigi anak
  4. Batasi makanan yang manis dan lengket.
Iklan

Perawatan Gigi Sulung (Gigi Susu) dan Gigi Permanent pada Anak

Mengapa gigi sulung anak sangat penting untuk dijaga kesehatannya?

Banyak sekali yang mengira bahwa dengan akan bergantinya  gigi sulung  ke gigi permanen maka gigi sulung tidak memiliki peranan yang penting dalam tumbuh kembang anak. Hal ini tentunya tidak benar. Gigi sulung  pertama kali erupsi pada usia anak 6  bulan, memiliki peranan antara lain adalah:

  • Memiliki fungsi untuk anak mengunyah dan mencerna makanan. Fungsi pengunyahan yang baik sangat penting bagi anak dalam mencerna makanan. Bayangkan bila gigi anak banyak yang rusak maka ia tidak dapat mengunyah makanan dengan baik sehingga ia akan susah mengunyah makanan sehingga dapat kehilangan banyak zat-zat penting untuk pertumbuhan.
  • Gigi Sulung memiliki peran untuk mengarahkan pertumbuhan gigi permanen anak pada tempat yang benar. Jika gigi sulung tanggal lebih cepat dari waktunya maka tempat yang tersedia untuk gigi permanen dapat mengalami penyempitan tempat. Hal ini dapat menyebabkan gigi permanen tumbuh tidak beraturan seiring dengan tumbuh kembang anak.
  • Gigi sulung memiliki peran dalam koordinasi tumbuh kembang tulang rahang dan otot-otot wajah. Gigi sulung yang digunakan untuk mengunyah dapat mengirimkan sinyal pada tulang dan otot agar dapat tumbuh dengan optimal.
  • Gigi sulung berfungsi untuk koordinasi bicara anak. Bayangkan bila gigi geligi banyak yang hilang, tentunya akan mempengaruhi suara anak yang keluar dari mulut sehingga bicara dapat menjadi kurang jelas
  • Gigi sulung memiliki fungsi estetik. Anak dengan gigi yang sehat dan kuat tentunya memiliki rasa percaya diri yang baik dalam pergaulannya.

Mengapa Anak Perlu Pemeriksaan Gigi Sejak Usia Dini?

Mengapa anak perlu pemeriksaan gigi sejak usia dini? 

Alasan paling penting gigi anak perlu diperiksa sejak dini adalah karena anak memiliki resiko mengalami karies gigi  saat gigi pertama nya telah erupsi yaitu dimulai pada anak berusia 6 bulan. Di usia yang sangat muda anak tentunya belum mampu menjaga dan membersihkan giginya sendiri sehingga orang tua harus membantu anak dalam menjaga dan membersihkan gigi anak. Pemeriksaan gigi anak sejak dini bertujuan untuk memonitor kesehatan gigi anak, mencegah terjadinya karies gigi, dan mengedukasi orang tua serta anak untuk dapat menjaga kesehatan gigi.

Masalah gigi apa saja yang dapat diderita oleh anak?

Masalah yang paling sering ditemui adalah Early Childhood Caries (ECC). Masalah pada gigi anak dapat ditemui pada anak di usia yang sangat muda.

Kapan anak perlu memeriksakan giginya untuk pertama kali?

Menurut AAPD (American Association of Pediatric Dentistry), seorang anak memerlukan pemeriksaan gigi saat usianya 1 tahun. Gigi pertama anak muncul pada usia 6-12 bulan. Pemeriksaan gigi sejak dini dapat mencegah karies gigi dan menjaga gigi anak anda agar tetap sehat.

Berikut ini adalah tahapan ECC yang sering ditemui pada gigi anak

Karies tahap awal berupa white spot lesion:

White Spot Lesion

Karies tahap moderate lesion:

Moderate Lesion

Karies tahap lanjut (advanced lesion):

Advanced Lesion

Sejak kapan gigi anak perlu dibersihkan?

Pada anak yang belum tumbuh gigi ( usia 0-6 bulan), gusi dan lidah anak perlu dibersihkan 2x sehari dengan menggunakan kain kassa yang dibasahi dengan air hangat. Hal ini bertujuan untuk menghilangkan sisa-sisa susu yang melekat pada gusi dan lidah anak.

Setelah gigi anak telah tumbuh maka anak mulai diperkenalkan dengan sikat gigi, tentunya dengan bantuan orang tua. Ingat bahwa orang tua harus selalu memantau anak saat menyikat gigi karena anak belum dapat membersihkan giginya dengan baik.